DJOURNO.id – Komunitas suporter Bobotoh Maung Bandung Bersatu (BOMBER) kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan iklim pendukung sepak bola yang dewasa dan kondusif. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Bhayangkara Lampung FC di GOR Sangkuriang, Kamis (30/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, ratusan anggota BOMBER membuktikan bahwa loyalitas kepada tim dapat berjalan beriringan dengan ketertiban umum.
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momentum penting bagi perubahan pola pikir suporter di Jawa Barat. Sejak awal pertandingan hingga usai, suasana di lokasi nobar terpantau aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.
Tidak hanya sekadar mendukung tim kebanggaan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan solidaritas antaranggota.
Ketua Umum BOMBER, Dian Purnama atau akrab disapa Kang Apin Marmot, dalam arahannya di hadapan ratusan peserta menegaskan bahwa citra suporter harus terus diperbaiki melalui aksi nyata.
“Suporter harus mampu menjadi bagian dari solusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), bukan justru menjadi sumber permasalahan. Perubahan citra ini dimulai dari kesadaran kita bersama untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kedamaian,” kata Kang Apin dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).
Deklarasi Damai dan Penolakan Anarkisme
Puncak acara ditandai dengan pembacaan deklarasi damai oleh seluruh peserta nobar. Dalam pernyataan sikap tersebut, BOMBER secara tegas menyatakan:
1. Menolak segala bentuk aksi anarkis, kekerasan, dan tawuran.
2. Berkomitmen menjaga solidaritas dan memperkuat persaudaraan antar suporter.
3. Berperan aktif mendukung kepolisian dan pemerintah dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman di Jawa Barat.
Inovasi Lewat Olahraga Boxing
Selain nobar, BOMBER juga memperkenalkan pendekatan unik dalam membina anggotanya melalui olahraga boxing. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah produktif untuk menyalurkan energi dan emosi para suporter ke arah yang positif.
Melalui boxing, para anggota tidak hanya ditempa secara fisik, tetapi juga dibina secara mental untuk memiliki disiplin tinggi dan kemampuan mengendalikan emosi. Langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalisir potensi tindakan negatif baik di dalam maupun di luar stadion.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata transformasi BOMBER sebagai agen perdamaian. Sinergi yang kuat antara suporter, masyarakat, dan aparat keamanan diharapkan dapat menciptakan lingkungan sosial yang harmonis, menjadikan Jawa Barat sebagai barometer suporter cerdas dan santun di Indonesia.









